Wed. Apr 24th, 2019

8 Bulan Sporing, Pelaku Begal Yang Menewaskan A Loen Di Ringkus Satreskrim Polrestabes Medan

MEDAN – Satuan reserse kriminal pidana umum Polrestabes Medan berhasil meringkus pelaku begal di jalan MT.Haryono yang mengambil sepeda motor dan melukai Loei Wei Loen (66) warga jalan Sungai Deli kampung Mesjid no 16 E2 Kelurahan Silalas kecamatan Medan Barat pada Rabu 18 Juli 2018 jam 5:30 WIB yang lalu.

Kejadian bermula pada saat A Loen ( nama panggilan ) melintas dengan mengendarai Honda Supra warna hitam BK 2902 KM di jalan MT.Haryono sekitar jam 5:30 WIB seorang diri.

Tak disangka tiba-tiba dari arah belakang muncul dengan menggunakan sepeda motor merampas harta bendanya, namun A Loen melakukan perlawanan, hingga para pelaku yang diperkirakan lebih dari dua orang menghajarnya hingga babak belur hingga terkapar tak sadarkan diri, melihat korban terkapar para pelaku langsung menguras harta bendanya termasuk membawa lari sepeda motor korban.

Hingga akhirnya ada masyarakat yang melintas dan melaporkannya ke Polsek Medan Timur yang tiba ke lokasi dan membawa korban kerumah sakit Murni Teguh.

Namun sayang 5 jam setelah dirawat oleh dokter RS.Murni Teguh A Loen dinyatakan meninggal dunia. Atas kejadian itu pihak keluarga telah membuat laporan resmi dengan nomor LP/608/VII/2018/Restabes Medan/Sek Medan Timur.

Namun setelah delapan bulan peristiwa ini berlangsung dan pelaku menghilang bagaikan ditelan bumi, walaupun pihak satreskrim Polrestabes terus memburunya namun hal itu semua tidak sia-sia tepatnya hari senin 25 Maret 2019 seorang pelaku begal sadis yang menewaskan A Loen atas nama Ramadan Manalu berhasil di ringkus oleh personil Pegasus unit pidana umum Satreskrim Polrestabes Medan dari kawasan jalan Karya Wisata tengah berada di rumah salah seorang warga.

Kasat reskrim Polrestabes Medan AKBP Putu Yudha Prawira,S.H.,SIK.,MH. Ketika dikonfirmasi by phone menjelaskan bahwa Tersangka Ramadan Manalu berhasil ditangkap berkat laporan masyarakat.

” Ramadan terpaksa kami berikan tindakan tegas terukur pada kaki sebelah kirinya karena melawan pada saat ditangkap, ia merupakan residivis yang bolak-balik keluar penjara dalam kasus pemerasan yang dilaporkan korbanya di Polsek Medan Barat dan Polsek Medan Timur,” jelas Putu.

Lanjutnya lagi, sedangkan pelaku lainya atas nama Arif yang telah ditangkap tahun 2018 telah menjalani hukuman dan berdasarkan pengakuan Tersangka Arif dan Ramadan Manalu, keduanya mengakui perbuatanya telah melakukan pencurian dengan kekerasan di jalan MT.Haryono dan mengambil sepeda motor korbanya.

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *